TNI-Polri Amankan Ibadah Minggu Paskah di Mojokerto Raya, Berjalan Aman dan Khidmat

    TNI-Polri Amankan Ibadah Minggu Paskah di Mojokerto Raya, Berjalan Aman dan Khidmat

    Mojokerto - Guna menjamin keamanan dan kenyamanan umat Kristiani dalam menjalankan ibadah, personel Kodim 0815/Mojokerto bersama aparat Kepolisian melaksanakan kegiatan pengamanan dan pemantauan pelaksanaan ibadah Minggu Paskah di sejumlah rumah ibadah di wilayah Mojokerto Raya, Ahad (05/04/2026).

    Salah satu pengamanan dilaksanakan di Gereja GKJW (Gereja Kristen Jawi Wetan) yang berlokasi di Lingkungan Wonokusumo, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Ibadah tersebut diikuti sekitar 100 jemaat gabungan dari wilayah Kecamatan Mojosari dan Kecamatan Pungging.

    Kegiatan pengamanan dimulai sejak pagi hari saat para jemaat mulai berdatangan. Ibadah kemudian berlangsung hingga selesai, dipimpin Pendeta Roni Maulana, S.Si. Seluruh rangkaian ibadah berjalan dengan khidmat, tertib, dan lancar. Adapun kekuatan pengamanan terdiri dari 3 personel TNI dan 5 personel Polri yang bersinergi menjaga situasi tetap kondusif.

    Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo, S.Hub.Int., saat dikonfirmasi menyampaikan, kegiatan pengamanan ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam mendukung terciptanya rasa aman bagi seluruh umat beragama dalam menjalankan ibadahnya, khususnya pada momentum hari besar keagamaan seperti Paskah. 

    Ia menegaskan, kehadiran TNI bersama Polri di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan semata, namun juga sebagai wujud nyata kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat dalam menjaga kerukunan serta stabilitas wilayah.

    "Melalui pengamanan ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh kekhidmatan. Ini juga merupakan bagian dari upaya kami dalam memperkuat sinergitas TNI-Polri serta menjalin kedekatan dengan seluruh elemen masyarakat", ujarnya.

    Lebih lanjut, Dandim menambahkan bahwa toleransi antarumat beragama merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Oleh karena itu, pihaknya akan terus berkomitmen untuk hadir dan berperan aktif dalam setiap kegiatan masyarakat. “Sinergitas TNI-Polri di lapangan diharapkan mampu memberikan jaminan keamanan serta mempererat toleransi antarumat beragama di wilayah Mojokerto Raya, sehingga situasi tetap kondusif dan harmonis, ” pungkasnya.

    Kegiatan pengamanan serupa juga dilaksanakan di sejumlah gereja lainnya di wilayah Mojokerto sebagai wujud kesiapsiagaan aparat dalam menjaga stabilitas wilayah.

    mojokerto
    Basory Wijaya

    Basory Wijaya

    Artikel Sebelumnya

    Kodim 0815/Mojokerto Distribusikan Truk...

    Artikel Berikutnya

    Persit Bisa 2: Ajang Kreativitas dan Pemberdayaan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Motor untuk Kepala SPPG Desa, Nawardi: Itu Mendukung Penguatan Gizi Hingga Pelosok
    Abdullah Rasyid: Layanan Imigrasi Kunci Iklim Investasi Indonesia Kondusif
    Ribuan Santri Siap Bela Negara di Siliwangi Santri Camp 2026
    Siliwangi Santri Camp 2026 Siapkan 1.000 Santri Jawa Barat Jadi Generasi Tangguh, Religius, dan Nasionalis
    Jaringan Curanmor Lintas Wilayah Terbongkar, Pelaku Licin Diringkus

    Ikuti Kami