Nostalgia Tak Terduga Antara Atasan dan Anggota di Puncak Gunung Pacet

    Nostalgia Tak Terduga Antara Atasan dan Anggota di Puncak Gunung Pacet

    *Pacet, - * Perjalanan kehidupan manusia tak lekang oleh waktu. Setelah sekian lama pernah berdinas bersama pada tahun 2006 hingga berpisah sekitar Februari 2009 di kantor Wanwil Sterdam V/Brawijaya, takdir mempertemukan kembali Brigjen TNI Edi Sucipto, S.I.P., M.Hum., CFrA., FRMP, yang kini menjabat sebagai Dosen Fakultas Strategi Pertahanan Universitas Pertahanan RI (dulu Pabandya Wanwil Sterdam V/Brawijaya), dengan mantan anggotanya Kapten Inf Akhmad Rifa’i, yang saat ini menjabat Danramil 0815/06 Pacet Kodim 0815/Mojokerto (Dulu Bati Wanwil Sterdam V/Brawijaya).

    Pertemuan bersejarah itu terjadi bukan di ruang dinas, melainkan di alam terbuka dalam kegiatan pendakian wisata keindahan alam Puthuk Gragal (1.480 Mdpl), lereng Gunung Welirang, wilayah Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (18/10/2025).

    Kegiatan pendakian Brigjen TNI Edi Sucipto bersama keluarga yang diikuti 12 orang itu berlangsung sejak pagi hari. Rombongan diterima langsung oleh Danramil Pacet Kapten Inf Akhmad Rifa’i di Makoramil Pacet, sebelum berangkat menuju Pos Pendakian Dusun/Desa Cembor.

    Didampingi anggota Koramil Pacet dan tim SAR setempat, perjalanan pun dimulai, sepanjang jalur pendakian yang cukup menantang, Brigjen TNI Edi Sucipto tampak menikmati setiap langkahnya. "Perjalanan mendaki ini cukup mengesankan, dengan medan tanjakan ekstrem yang dibantu tali pengaman serta jalan setapak di tepi tebing dan jurang yang curam", ungkapnya.

    Panorama alam yang masih alami, rimbunnya pepohonan, semak belukar, dan semilir angin pegunungan menciptakan suasana hening dan menenangkan. "Udara segar dan keindahan ini mengingatkan kita akan kebesaran Sang Pencipta", imbuhnya.

    Dalam sela perjalanan, tersirat obrolan hangat antara senior dan junior tentang naluri seorang prajurit teritorial. Brigjen TNI Edi Sucipto berpesan bahwa penguasaan wilayah pertahanan menjadi kekuatan penting bagi aparat teritorial, terutama Danramil dan para Babinsa, dalam mengenali potensi wilayah yang dapat dikelola untuk mendukung sistem pertahanan semesta.

    "Teritorial Indonesia sangatlah luas, baik darat, laut, maupun udara. Kita sebagai prajurit TNI harus selalu siap menjaga kedaulatan dan pertahanan negara dari berbagai ancaman, baik dari dalam maupun luar", tegasnya.

    Pendakian sangat berkesan tersebut akhirnya mengantarkan rombongan ke Puncak Putuk Gragal, kemudian dilanjutkan menuju Puncak Bidadari sebelum turun kembali ke pos awal pada sore hari. Sungguh sebuah pertemuan yang penuh akan makna. Bagi Kapten Inf Akhmad Rifa’i, pertemuan di puncak gunung itu adalah momen haru dan penuh kebanggaan. "Beliau bukan hanya atasan, tapi juga panutan. Bisa kembali mendampingi beliau di wilayah tugas saya saat ini adalah kehormatan tersendiri", ujarnya.

    Suasana semakin hangat saat perjalanan turun menuju tempat istirahat. Di antara canda dan kisah nostalgia masa dinas di Sterdam V/Brawijaya, tergambar hubungan yang tetap erat meski waktu dan jarak memisahkan. Silaturahmi antara atasan dan anggota itu menjadi simbol keabadian nilai kekeluargaan di tubuh TNI AD.

    Brigjen TNI Edi Sucipto menutup perjalanan dengan pesan yang menyentuh, "Mari kita jaga alam, maka alam akan menjaga kita, bawa sampahmu turun demi kelestarian alam. Jadilah pewaris mata air, jangan mewariskan air mata", ungkapnya sarat makna. 

    Kegiatan pendakian yang sederhana ini menjadi lebih dari sekadar wisata alam. Ia menjelma menjadi perjalanan batin dan nostalgia penuh makna, menggambarkan kuatnya ikatan antara prajurit dan komandannya, serta cinta mereka terhadap alam dan tanah air. *(Seniman Teritorial)*

    mojokerto
    Basory Wijaya

    Basory Wijaya

    Artikel Sebelumnya

    Tumbuhkan Jiwa Nasionalisme di Era Digital,...

    Artikel Berikutnya

    Gotong Royong Satgas TMMD 126 Mojokerto...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Gus Yaqut Bungkam Soal Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
    Menteri Keuangan Respons Pengunduran Diri Dirut BEI: Bentuk Tanggung Jawab
    Dirut BEI Mundur Pasca IHSG Longsor, Berharap Pulihkan Kepercayaan Pasar
    Kapolda Jatim Tegaskan Komitmen Dukung Reformasi Polri
    BPK Ungkap Kerugian Negara Kasus Minyak: Rp 2,7 Miliar Dolar dan Rp 25 T
    Koramil 0815/08 Dawarblandog Tuntaskan Pengambilan Badge Saka Wira Kartika, Bentuk Pramuka Tangguh dan Berkarakter
    Kodim 0815/Mojokerto Peringati Isra’ Mi’raj 1447 H/2026 M di Masjid Roudhotul Iman Korem 082/CPYJ
    Kodim 0815/Mojokerto Gelar Lator Apter dan Intel Tahun 2026, Tingkatkan Profesionalisme Prajurit Teritorial
    *Progres TMAB Capai 70 Persen, Satgas TMMD Kodim 0815/Mojokerto Fokus Selesaikan Sumur Bor di Sumbertanggul*
    Perkuat Pengawasan Babinsa di Lapangan, Kodim 0815/Mojokerto Gelar Bimtek Pembangunan KDKMP
    Babinsa Koramil 0815/07 Jetis Dampingi Fogging DBD di Desa Mojorejo
    *Progres TMAB Capai 70 Persen, Satgas TMMD Kodim 0815/Mojokerto Fokus Selesaikan Sumur Bor di Sumbertanggul*
    Koramil 0815/06 Bersama Kecamatan Kemlagi Laksanakan Penyemprotan Serentak Cegah Penyakit Kresek pada Tanaman Padi
    Tanamkan Kedisiplinan, PAUD SPS Nangka Laksanakan Kunjungan Edukasi ke Makodim 0815/Mojokerto
    Torehkan Prestasi Nasional, Letkol Inf Ragil Jaka Utama  Resmi Serahkan Jabatan Dandim 0809/Kediri kepada Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah
    Dandim 0815/Mojokerto Bersama Forkopimda Pantau Keamanan Malam Tahun Baru 2026
    Koramil 0815/08 Dawarblandong Wujudkan Pembelajaran Cinta Tanah Air Melalui Edukasi Interaktif
    Penutupan TMMD Ke-126 Di Kab. Mojokerto Wujud Nyata Kemanunggalan TNI-Rakyat, Masyarakat Rawat dan Jaga Hasil Pembangunan
    Perkuat Pengawasan Babinsa di Lapangan, Kodim 0815/Mojokerto Gelar Bimtek Pembangunan KDKMP
    Tumbuhkan Jiwa Nasionalisme di Era Digital, Kodim 0815/Mojokerto Bersama Forkopimcam Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Kecamatan Pungging

    Ikuti Kami